Yonex Astrox 22 RX

Yonex Astrox 22 RX adalah salah satu raket paling ringan di seri Astrox yang ditujukan bagi pemain tingkat lanjut. Bobotnya sendiri sekitar 68 gram, membuatnya memiliki kemampuan bermain yang sangat baik.

Meskipun ringan, raket ini memiliki keseimbangan yang condong ke bagian kepala, sehingga permainan yang powerful dimungkinkan. Dipasangkan dengan poros yang kaku, raket ini juga menawarkan kontrol yang presisi.

Sebagaimana raket seri Astrox, raket ini dibekali dengan teknologi Rotational Generator System. Dengan menerapkan teori penyeimbang, bobot didistribusikan ke seluruh ujung pegangan, bagian atas rangka, dan sambungan untuk kontrol maksimum.

Bagi pemain yang berorientasi pada serangan dan permainan cepat, Astrox 22 RX bisa menjadi senjata yang ideal karena dapat menghasilkan pukulan yang cukup untuk membuat kok melesat dengan cepat, khususnya ketika raket dipasangkan dengan senar performa yang tepat.

Spesifikasi Yonex Astrox 22 RX

Yonex Astrox 22 RX

  • Rilis: Februari 2021
  • Flex: Stiff
  • Frame: HM Graphite + Tungsten
  • Shaft: HM Graphite + Nanomesh Neo
  • Panjang: 10 mm lebih panjang
  • Berat: 2F (∼68 gram)
  • Grip: G5, G6
  • Keseimbangan: Head-heavy
  • Tarikan: 20 – 28 lbs
  • Warna: Dark Red
  • Level: Advanced
  • Dibuat di: Taiwan
  • Kisaran Harga: Rp 1,7 jutaan

Teknologi Yonex Astrox 22 RX

1. Nanomesh Neo

Nanomesh Neo memperkuat rangka dan menambahkan lebih banyak fleksibilitas. Itu karena material ini adalah perekat yang mengikat serat grafit dengan resin untuk memastikan peningkatan kelenturan poros.

Oleh karena itu material ini membantu menghasilkan lebih banyak peningkatan transfer energi dan secara konsekuen memberikan lebih banyak daya. Selain itu, setelah benturan kok, rangka kembali ke posisi semula lebih cepat.

2. Aero+Box Frame

Teknologi ini digunakan untuk meminimalkan hambatan udara dan menghasilkan ayunan yang lebih cepat. Hasilnya, kecepatan kepala raket dipercepat dan lebih banyak kecepatan serta tenaga ditransfer ke pukulan.

3. Isometric

Bentukrangka Isometric berbentuk persegi dirancang untuk menjaga senar vertikal pada panjang yang sama dan membuat senar horizontal menghasilkan ‘sweet spot‘ yang diperluas ke segala arah. Sweet spot sendiri merupakan tempat di mana kombinasi faktor menghasilkan respons maksimal untuk jumlah usaha yang diberikan.

Sebagai informasi, Isometric adalah teknologi yang dikembangkan lebih dari 30 tahun yang lalu. Teknologi ini menjadi salah satu ciri khas raket Yonex yang berkualitas tinggi, yang memberikan kontrol yang lebih baik tanpa mengorbankan daya.

Menurut pengujian Yonex, desain Isometric disebutkan mampu meningkatkan sweet spot sebesar 7%. Dibandingkan dengan rangka bundar konvensional, raket Isometric yang berbentuk persegi mampu menghasilkan sweet spot yang lebih besar dengan mengoptimalkan persimpangan string utama dan silang.

4. Rotational Generator System

Rotational Generator System memungkinkan transisi tembakan yang lebih mulus dan lebih konsisten dengan menerapkan teori penyeimbang. Berkat teknologinya, bobotnya didistribusikan secara merata ke seluruh ujung rangka, bagian atas rangka, dan sambungan untuk memastikan peningkatan kontrol besar-besaran.

5. Power Boost Cap

Power Boost Cap menggabungkan bahan keras dan lunak untuk memaksimalkan daya tekuk poros tanpa kehilangan stabilitas.

6. Rexis Shaft

Rexis merupakan poros berkinerja tinggi yang dirancang dengan tepat melalui teknik pencetakan canggih dengan bahan grafit berkinerja dan berkualitas tinggi yang diklaim melampaui standar kualitas Yonex.

7. Slim Shaft

Yonex Astrox 22 RX menggunakan konsep Slim Shaft (secara harfiah berarti Poros Ramping) di mana poros raket dikembangkan dengan diameter yang dioptimalkan sehingga hambatan udara dapat diminimalkan dan kinerja raket secara keseluruhan dapat ditingkatkan.

8. Built-in T-Joint

T-Joint yang ringan meningkatkan stabilitas kok pada senar, memaksimalkan daya dan kontrol.

9. Tungsten

Tungsten (W), juga disebut wolfram, unsur kimia, logam tahan api yang sangat kuat dari Golongan 6 (VIb) tabel periodik, digunakan dalam baja untuk meningkatkan kekerasan dan kekuatan dan dalam filamen lampu. Logam ini dikenal memiliki kekuatan tarik yang tinggi.

Disclaimer

  • Kami tidak dapat menjamin bahwa informasi spesifikasi ini 100% benar. Baca lebih lanjut
  • Beri kami kredit (tautan langsung ke halaman) ketika Anda merujuk dari halaman ini. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Raket Terkait

Menu