Teknik Dasar Bola Basket

Bola basket adalah salah satu olahraga paling populer di dunia dan Indonesia. Jika Anda penggemar olahraga ini, Anda perlu mengetahui dan mempelajari teknik dasar bola basket yang akan dibahas di sini.

Ada beberapa keterampilan dasar bola basket yang harus dikuasai, seperti dribbling, passing, dan shooting. Berikut adalah teknik untuk masing-masing keterampilan.

Dribbling / Menggiring

Dribbling atau menggiring bola adalah tindakan berulang di mana seorang pemain menggunakan satu tangan untuk memantulkan bola basket secara terus menerus di lapangan dan dilakukan tanpa gangguan. Dribbling berakhir saat kontinuitas berakhir. Berikut adalah teknik dribbling yang perlu diketahui:

  1. Bola didorong ke depan dengan ujung jari, bukan telapak tangan.
  2. Angkat kepala Anda dan lihat apa yang terjadi di depan Anda.
  3. Giring bola pada ketinggian yang nyaman – tetapi tidak terlalu tinggi (aturan umumnya adalah tidak pernah menggiring bola lebih tinggi dari garis pinggang) – dan dekat dengan tubuh Anda untuk melindungi bola agar tidak ditampar atau dicuri.
  4. Setelah (melakukan) sebuah (langkah) tipuan (fake), dorong pantulan bola pertama sejauh mungkin untuk mendapatkan sebuah langkah atas lawan Anda.
  5. Sempurnakan dribbling dengan kedua tangan sehingga Anda bisa melakukan gerakan tubuh tipuan tanpa mengubah langkah atau mengelabui lawan dengan perubahan kecepatan. Dribbling bola dengan satu tangan mudah dipertahankan!
  6. Berhenti dan mulai sesekali saat menggiring bola untuk membuat lawan kehilangan keseimbangan.
  7. Giring bola dengan tangan yang paling jauh dari pemain bertahan (defender) untuk melindungi bola. Jika Anda menggiring bola dengan tangan kanan, jangan bergerak ke kiri kecuali Anda dapat mengalihkan bola dari pemain bertahan ke tangan Anda yang lain. Selalu jaga tubuh Anda di antara pemain bertahan dan bola.
  8. Bersiaplah untuk mengoper bola dengan cepat. Secara umum, menggiring bola digunakan untuk menggerakkan pertahanan dan mengatur umpan ke rekan satu tim.
  9. Untuk menghindari tekanan dari pertahanan, menggiring bola harus di bawah lutut (ini memungkinkan Anda untuk mengubah arah lebih cepat).

Catatan: Lakukan dribbling dengan tujuan, bukan untuk pertunjukan. Semakin sedikit Anda menggiring bola, semakin sedikit terjadinya pencurian atau pergantian bola. Rahasia dari seorang dribbler atau penggiring bola yang baik adalah memiliki kontrol penuh terhadap bola.

Passing / Mengoper

Keterampilan lain yang harus dikuasai pemain basket dengan baik adalah passing atau mengoper bola. Ini merupakan cara pemain untuk memindahkan bola di lapangan antara rekan satu tim. Agar proses mengoper sukses dilakukan, Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Ingatlah untuk berkonsentrasi pada apa yang Anda lakukan.
  • Lemparkan operan yang cepat dan tajam.
  • Lihat operan ke tangan penerima (receiver).
  • Mengoper bola menjauh dari pemain bertahan penerima.
  • Oper ke target pada penerima.
  • Ikuti terus dan jangan ragu.

Sekarang, ikuti teknik berikut ini untuk melakukan pengoperan dengan baik.

Posisi badan:

  1. Kaki dibuka selebar bahu.
  2. Salah satu kaki sedikit ke depan dari yang lain.
  3. Lutut ditekuk.
  4. Pinggang ditekuk sedikit ke depan.
  5. Kembali lurus.
  6. Berat seimbang pada bola kaki*.
  7. Kepala melihat ke depan.
  8. Tangan di sisi bola sedikit ke belakang, jari-jari menyebar, jempol ke atas.
  9. Bola dipegang kuat oleh bantalan ujung jari.

*Bola kaki adalah bagian kaki antara lengkungan dan jari kaki, di mana tulang yang disebut metatarsal berada.

Operan dada:

  1. Siku keluar sedikit dari tubuh dan ditekuk.
  2. Langkah menuju arah operan.
  3. Rentangkan siku sepenuhnya, jepret pergelangan tangan dengan cepat dan selesaikan operan dengan jempol di bawah telapak tangan keluar.
  4. Jika bola memiliki backspin yang menunjukkan fleksi pergelangan tangan yang baik dan karenanya umpan yang cepat dan tajam.
  5. Operan meninggalkan dada Anda dan berakhir di dada penerima.

Operan pantul:

Ini digunakan untuk menghindari intersepsi dan ketika penerima berlari ke keranjang dan kemungkinan akan melakukan tembakan melayang atau layup. Kejutan membuat operan pantul menjadi efektif. Ulangi langkah 1-9 untuk posisi tubuh dan 1-3 dari operan dada.

  1. Pantulkan bola ke dekat kaki pemain bertahan untuk membuat mereka mencapai jarak maksimum jika mereka mencoba untuk mencegat operan.
  2. Operan harus memantul sekitar 2/3 jarak antara pengoper dan penerima.

Perlu diketahui kalau operan yang dipantulkan terlalu dekat ke penerima datang dengan cepat dan rendah sehingga sulit untuk ditangkap. Sedangkan operan yang dipantulkan terlalu jauh dari penerima kehilangan kecepatan dan mengapung sehingga mudah untuk dicegat.

Operan di atas kepala atau overhead:

Operan ini utamanya digunakan untuk memasukkan bola ke dalam pivot atau untuk outlet.

  1. Tahan bola di atas kepala.
  2. Lengan hampir sepenuhnya diperpanjang.
  3. Tangan berada di sisi bola sedikit ke arah belakang.
  4. Jari-jari menyebar menunjuk ke atas, ibu jari di belakang bola.
  5. Lepaskan bola dengan jentikan cepat pada pergelangan tangan dan jari. Ikuti ke arah target dengan tangan terentang penuh dan melangkah.
  6. Jangan menarik bola ke atas kepala sebelum melepaskan bola karena Anda akan mengirim operan ke pemain bertahan.

Shooting / Menembak

Shooting adalah kemampuan oleh seorang pemain bola basket dalam melakukan tembakan yang mengarah ke keranjang lawan, untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya.

Dua jenis shooting dalam bola basket adalah jump shoot atau set shoot. Jump shoot adalah teknik shooting yang dilakukan dengan diawali lompatan, sedangkan set shoot adalah teknik menembak hanya diam di tempat atau tanpa lompatan.

Berikut yang harus Anda lakukan untuk dapat menembak dengan baik:

Posisi badan:

  1. Menghadap keranjang.
  2. Kaki selebar bahu, kaki kanan sedikit di depan kaki kiri (berlawanan dengan tangan kiri)
  3. Lutut sedikit tertekuk.

Posisi lengan dan pergelangan tangan:

  1. Lengan atas dan sudut lengan bawah = 90º.
  2. Siku harus ditahan, lengan bawah vertikal; siku di bawah bola.
  3. Pergelangan tangan ditekuk sampai Anda dapat melihat kerutan.

Posisi tangan dan bola:

  1. Bola harus seimbang pada tangan yang menembak agar tidak menyentuh telapak tangan.
  2. Jari-jari tersebar dengan nyaman (tidak meregang).
  3. Bola membuat kontak dengan seluruh panjang semua jari (bukan dengan ujungnya).
  4. Tangan kiri tidak memegang bola, itu hanya mendukung bola di tangan yang menembak.

Tembakan:

  1. Tembakan dimulai dengan meluruskan lutut
  2. Ketika lutut diluruskan, siku mengangkat bola secara bersamaan.
  3. Pergelangan tangan kemudian menjentik di bawah bola untuk memberikan backspin (sangat penting).

Gerak lanjutan:

  1. Penembak harus melihat ke keranjang, bukan bola, menembak dengan jari tangan menunjuk ke bawah seolah-olah mengeluarkan kue dari toples.
  2. Pergelangan tangan menunjuk ke rim.

Anda juga perlu mengetahui teknik umum menembak dalam bola basket, yaitu sebagai berikut:

  1. Setelah tembakan dimulai, bola harus bergerak dengan lancar dan terus menerus sampai dilepaskan.
  2. Dari posisi set bola harus bergerak ke atas dan menuju keranjang (tidak pernah kembali). Jika bola bergerak mundur maka aksi menembak menjadi aksi melempar.
  3. Dalam jump shot, tubuh harus masuk ke posisi menembak dengan cepat. Semakin cepat Anda melakukan ini, semakin cepat bola akan dilepaskan dan semakin kecil kemungkinan pemain bertahan harus menghentikan tembakan.
  4. Untuk masuk ke posisi menembak dengan cepat: (i) Lakukan dribble “banting” untuk membuat bola lebih dekat ke kepala; (ii) Dapati kedua kaki di lantai dengan cepat setelah mengakhiri dribble dan menunjuk ke arah keranjang.

Referensi

  1. Arif, Muhammad Faizal dan Avandi, Raymond Ivano. “Analisis Efektivitas Jump Shoot dan Set Shoot Terhadap Tembakan ke Ring pada Ekstrakurikuler Bola Basket Putra SMA Negeri 1 Paciran Kabupateni Lamongan.” jurnalmahasiswa.unesa.ac.id. Diakses 4 Juni 2021. File PDF.
  2. Basic Dribbling” (dalam bahasa Inggris). USA Basketball. Diakses 4 Juni 2021.
  3. Basketball Passing” (dalam bahasa Inggris). Rookie Road Inc.. Diakses 4 Juni 2021.
  4. “Basketball Skills” (dalam bahasa Inggris). Durham Elementary Athletic Association. Diakses 4 Juni 2021. File PDF.
  5. Pain in the Ball of the Foot: Relief & Management” (dalam bahasa Inggris). Dr. Scholl’s. Diakses 4 Juni 2021.
Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed