7 Raket Badminton 2 Jutaan Terbaik 2022

Dalam bulu tangkis, raket seharga Rp 2 jutaan ke atas sudah termasuk flagship dan umumnya ditujukan bagi pemain tingkat lanjut dan profesional. Ini merupakan kelas harga umum untuk semua raket pro dari pabrikan-pabrikan besar dunia seperti Yonex, Li-Ning, Victor, dan Mizuno.

Cara Memilih Raket Badminton 2 Jutaan

Memilih raket badminton 2 jutaan sejatinya bukan hal yang sulit. Saat Anda sedang mencari-cari raket di kelas harga ini kemungkinan keterampilan bermain bulu tangkis Anda sudah maju. Artinya Anda juga sudah tahu persis gaya permainan, kekuatan, dan karakteristik bermain Anda lainnya.

Bisa dipastikan tidak ada raket harga 2 jutaan ke atas untuk pemain pemula, atau bahkan pemain dengan keterampilan berkembang. Umumnya raket-raket ini langsung dibuat dan dirancang untuk pemain tingkat lanjut dan profesional.

Namun, jika Anda masih sedikit bingung raket mana yang sebaiknya di pilih, di bawah ini kami akan menguraikan beberapa poin yang mungkin dapat membantu Anda memilih raket 2 jutaan yang tepat.

1. Pilih dari Brand Unggulan

Pilih raket dari brand-brand besar untuk kualitas terjamin. Yonex (Jepang), Li-Ning (Tiongkok), Victor (Taiwan), dan Mizuno (Jepang) adalah pemain besar di dunia raket bulu tangkis profesional.

Anda mungkin kesulitan menemukan raket 2 jutaan dari merek lain karena mereka biasanya lebih fokus bermain di kelas harga menengah ke bawah.

2. Pilih yang Digunakan Pemain Dunia

Anda yang level permainannya sudah pro bisa dipastikan sering mengikuti perkembangan bulu tangkis dunia, seperti raket yang digunakan pemain-pemain kelas dunia.

Lagi-lagi, keempat merek yang disebutkan di atas lebih umum menjadi sponsor untuk pemain-pemain kelas dunia. Berikut adalah raket yang digunakan top 5 pemain tunggal dunia (per 26 Oktober 2021).

  • Tunggal putra
Rank Pemain Raket
1 Kento Momota Yonex Astrox 99
2 Viktor Axelsen Yonex Astrox 100 ZZ
3 Anders Antonsen Victor AuraSpeed 90K
4 Chou Tien Chen Yonex Astrox 100 ZZ
5 Anthony S. Ginting Li-Ning Aeronaut 9000
  • Tunggal putri
Rank Pemain Raket
1 Tai Tzu Ying Victor Thruster F Claw
2 Chen Yu Fei Yonex Astrox 77
3 Nozomi Okuhara Mizuno Altius 01 Feel
4 Carolina Marin Yonex Nanoflare 700
5 Akane Yamaguchi Yonex Astrox 100 ZZ

Untuk pemain ganda juga tidak berbeda dengan pemain tunggal. Lima pasangan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran top 5 dunia* umumnya memakai raket dari Yonex, Li-Ning, dan Victor. Contohnya seperti:

*Per 26 Oktober 2021

  • Kevin Sanjaya Sukamuljo: Yonex Astrox 88 S Pro (rank 1)
  • Marcus Fernaldi Gideon: Yonex Astrox 88 D Pro (rank 1)
  • Hendra Setiawan: Victor Thruster F (rank 2)
  • Mohamad Ahsan: Victor AuraSpeed 100X (rank 2)
  • Praveen Jordan: Victor Thruster F (rank 5)
  • Melati Daeva Oktavianti: Victor JetSpeed S 12 II (rank 5)

3. Tentukan Tipe Raket

Umumnya raket bulu tangkis memiliki tiga macam: Power, Control, dan Speed. Ada juga raket yang mengombinasikan ketiga profil tersebut. Raket ini disebut all-round atau serba bisa.

Perlu dicatat bahwa raket tipe power misalnya, bukan berarti ia tidak punya karakteristik kontrol dan kecepatan. Ia punya, tapi power lebih dominan.

  • Power: Ditujukan bagi pemain yang mendominasi permainan dengan pukulan-pukulan smash dan keras. Cek rekomendasi raket untuk smash terbaik.
  • Speed: Ditujukan bagi pemain yang identik dengan kecepatan, kelincahan, dan kecerdikan dalam memenangkan poin.
  • Control: Ditujukan bagi pemain yang suka mengontrol lapangan dengan pukulan-pukulan presisi.

Setiap pabrikan besar sudah menentukan mana seri raket Power, Speed, Control, atau all-round mereka. Berikut adalah beberapa seri raket populer dan ke arah mana condongnya mereka.

  • Power
Yonex Astrox, Voltric
Li-Ning 3D Calibar
Victor Thruster
  • Speed
Yonex Nanoflare, Nanoray
Li-Ning Turbo Charging
Victor AuraSpeed
  • Control
Yonex ArcSaber
Li-Ning Aeronaut
Victor
  • All-round
Yonex Duora
Li-Ning
Victor DriveX

Rekomendasi Raket Badminton 2 Jutaan

Setelah melihat sekilas poin-poin di atas, berikut adalah beberapa raket badminton 2 jutaan terbaik yang layak dipertimbangkan.

1. Astrox 99 Pro / 100 ZZ

Yonex Astrox 99 Pro 2021 White Tiger

  • Harga: Mulai Rp 2,9 jutaan

Cek harga di Shopee

Kedua raket ini sangat cocok untuk pemain tunggal (khususnya putra) yang berorientasi pada kekuatan dan serangan (ofensif). Terdapat sejumlah perbedaan di antara kedua raket ini, namun konsepnya bisa dibilang mirip.

Keduanya sama-sama raket yang berat di kepala, memungkinkan Anda melakukan smash-smash keras dan menghancurkan. Namun titik keseimbangan 100 ZZ sedikit agak ke bawah, sehingga raket ini juga memungkinkan untuk permainan ganda.

Jika Anda hanya fokus bermain tunggal, sebaiknya pilih Astrox 99 Pro. Sementara jika Anda pemain tunggal yang suka bermain ganda, Astrox 100 ZZ dapat dijadikan pilihan. Raket ini masih dapat diandalkan untuk menghadapi permainan cepat ala ganda.

Anda mungkin bertanya-tanya siapa pemain ganda terkenal yang menggunakan Astrox 100 ZZ? Ia adalah Chen Qingchen, pemain ganda putri yang berpasangan dengan Jia Yifan.

2. Astrox 77

  • Harga: Mulai Rp 2.200.000

Cek harga di Shopee

Jika Astrox 99 Pro sangat ideal untuk pemain tunggal putra, Astrox 77 sebaliknya. Raket ini bisa menjadi pilihan yang bagus untuk pemain tunggal putri.

Astrox 77 adalah raket yang berat di kepala, namun ia titik keseimbangannya ada di bawah Astrox 99 dan Astrox 100 ZZ. Karena itu, raket ini tidak hanya ideal untuk pemain tunggal, tapi juga pemain ganda.

Astrox 77 mememiliki kelenturan poros menengah. Ini artinya raket dapat diandalkan untuk permainan menyerang, bertahan, bahkan serba bisa. Namun masalah power memang kalah dari Astrox 99 Pro dan Astrox 100 ZZ yang berporos kaku dan titik keseimbangan lebih tinggi.

Secara keseluruhan, raket ini mampu memfasilitasi gerakan cepat dalam permainan ganda. Tak heran beberapa pemain kelas dunia memilih raket ini sebagai senjatanya.

Sebut saja Huang Yaqiong dan Huang Dongping yang bermain di ganda campuran. Marcus Fernaldi Gideon yang saat ini menggunakan Astrox 88 D Pro juga pernah menggunakan Astrox 77.

3. Astrox 88 S Pro / D Pro

Yonex Astrox 88 D Pro

  • Harga: Mulai Rp 2,9 jutaan

Cek harga di Shopee

Nah, Astrox 88 S Pro / D Pro ideal untuk Anda yang bermain di sektor ganda namun sesekali bermain di sektor tunggal. Astrox 88 S Pro digunakan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo, sedangkan pasangannya Gideon menggunakan Astrox 88 D Pro. Keduanya merupakan ganda putra nomor 1 dunia (per 26 Oktober 2021).

Dibuat untuk tampil di bawah permainan ganda yang serba cepat, Astrox 88 S Pro cocok untuk pemain yang suka bermain di net tetapi masih bisa kembali melakukan pukulan smash dan lob yang kuat.⁠ Pemain ganda yang menginginkan lebih banyak kontrol dan pemain tunggal yang mencari raket yang seimbang dapat memilih Astrox 88 S Pro.

Sebaliknya, Astrox 88 D Pro dibangun untuk pemain yang suka bermain di belakang lapangan untuk mengirim pukulan smash dan lob yang kuat. Maka raket ini saling berpasangan dengan Astrox 88 S Pro.

Dengan Astrox 88 D Pro Anda dapat mendorong kembali pemain lawan dan memukul pukulan kemenangan atau meminta pasangan Anda menghabisi mereka di net dengan Astrox 88 S Pro.

Astrox 88 D Pro dibuat untuk tampil di bawah permainan ganda yang serba cepat dan juga cocok untuk pemain tunggal yang mencari lebih banyak kekuatan.

4. Victor DriveX 9X

Victor DriveX-9X

  • Harga: Mulai Rp 2,1 jutaan

Cek harga di Shopee

Victor DriveX 9X adalah salah satu pilihan terbaik untuk pemain serba bisa atau all-round (kombinasi antara kekuatan, kontrol, dan kecepatan). Raket ini dapat diandalkan dengan baik untuk permainan menyerang maupun bertahan.

Dengan fitur dan parameter yang dimilikinya, Victor DriveX 9X dapat menjadi raket yang baik untuk melakukan pukulan smash, pukulan lob, pukulan drive seperti namanya, dan pukulan lainnya.

Raket ini merupakan senjata Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dalam memenangkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Jika Anda merasa setipe dengan permainan mereka berdua, maka DriveX 9X cocok untuk Anda.

DriveX 9X tidak hanya ideal untuk pemain ganda. Ia juga dapat menjadi pilihan yang bagus untuk pemain tunggal serba bisa. Salah satu pemainnya adalah Wang Tzu Wei dari Taiwan.

5. Li-Ning Aeronaut 9000

Li-Ning Aeronaut 9000

  • Harga: Mulai Rp 2,1 jutaan

Cek harga di Shopee

Aeronaut adalah seri raket Li-Ning yang profil utamanya kontrol. Li-Ning Aeronaut memiliki saluran aliran udara unik yang terintegrasi ke dalam kepala raket. Ini mengurangi hambatan udara yang membantu menghasilkan kecepatan kok yang lebih cepat, yang membuatnya cocok untuk pemain yang mencari kontrol terbaik dengan sedikit atau tanpa pengorbanan dalam kekuatan.

Seri Aeronaut memiliki empat macam yang bisa dipilih sesuai kekuatan Anda. Keempatnya yaitu sebagai berikut:

  • Drive: Untuk pemain cepat yang dapat beralih dengan cepat antara menyerang dan bertahan, raket ini memiliki poros yang lebih kaku dan kepala yang sangat elastis.
  • Boost: Untuk pemain serba bisa berpengalaman, raket ini dibuat dengan titik keseimbangan sedang dan poros sedang.
  • Combat: Untuk pemain yang kuat dan agresif yang ingin memaksimalkan kekuatan mereka, raket ini dirancang dengan kepala yang lebih berat dan titik keseimbangan yang lebih tinggi.
  • Instinct: Untuk pemain yang ingin menggabungkan raket ringan dengan kecepatan dan kelincahan yang agresif, raket ini memiliki poros yang fleksibel dan beratnya kurang dari 80 gram.

Nah, Li-Ning Aeronaut 9000 sendiri masuk tipe Boost. Ini artinya raket dapat diandalkan untuk permainan bertahan, menyerang, melayani drive, melakukan lob tinggi, dan lain-lain.

Li-Ning Aeronaut 9000 adalah senjata yang digunakan oleh Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putra nomor 1 Indonesia dan peringkat ke-5 dunia (per 26 Oktober 2021). Saat Ginting bermain di Olimpiade Tokyo 2020 hingga mendapatkan medali perunggu dan di Piala Thomas 2020 hingga mengantarkan tim Indonesia juara, ia menggunakan Aeronaut 9000 sebagai senjatanya.

Aeronaut 9000 juga menjadi raket populer untuk pemain ganda. Salah satunya digunakan oleh Yuta Watanabe yang bermain ganda putra dan ganda campuran. Namun tipe yang digunakan Watanabe adalah Combat (Aeronaut 9000C) dan Instinct (Aeronaut 9000I).

Pemain Indonesia lain yang menggunakan Li-Ning Aeronaut adalah Jonatan Christie. Ia menggunakan raket setipe dengan Ginting, tapi levelnya sedikit lebih rendah. Christie menggunakan Aeronaut 7000B, yang mempunyai titik keseimbangan lebih rendah dan kelenturan medium.

Raket Toko
Yonex Astrox 99 Pro Shopee
Yonex Astrox 100 ZZ Shopee
Yonex Astrox 77 Shopee
Yonex Astrox 88 S Pro Shopee
Yonex Astrox 88 D Pro Shopee
Victor DriveX 9X Shopee
Li-Ning Aeronaut 9000 Shopee
Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed