Penilaian dalam Pencak Silat

Pencak silat adalah warisan budaya Nusantara yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Meski saat ini pencak silat sudah cukup mendunia, tapi kita (dalam hal ini orang Indonesia yang berada di kepengurusan pencak silat dunia) harus bekerja lebih keras lagi agar pencak silat lebih mendunia.

Salah satu tanda jika suatu olahraga sudah bisa dikatakan mendunia adalah olahraga tersebut sudah masuk program Olimpiade. Salah satu syaratnya adalah olahraga tersebut harus dipraktekkan secara luas di minimal 75 negara.

Sementara orang-orang di kepengurusan pencak silat bekerja keras untuk lebih menduniakan pencak silat, di sini kita bisa belajar sedikit demi sedikit tentang pencak silat. Saat ini yang akan kita bahas adalah penilaian dalam pencak silat.

Penilaian dalam Pencak Silat

Sebelum ke bahasan inti, perlu diketahui bahwa pencak silat memiliki empat kategori pertandingan. Mereka adalah tanding, tunggal, ganda, dan regu.

Masing-masing kategori tersebut terdiri dari dua nomor, yaitu putra dan putri. Khusus untuk tanding, kategori ini memiliki kelas pertandingan yang berbeda yang didasarkan pada berat badan peserta.

Penilaian Tanding

Nilai prestasi teknik

Nilai Prestasi
1 Serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran tanpa terhalang
1 + 1 Berhasil menggagalkan serangan lawan, diikuti dengan serangan balik dengan tangan
2 Serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran tanpa terhalang
1 + 2 Berhasil menggagalkan serangan lawan, diikuti dengan serangan balik dengan kaki
3 Teknik serangan langsung yang berhasil menjatuhkan lawan
1 + 3 Berhasil menangkap serangan lawan, diikuti dengan keberhasilan menjatuhkan lawan

Kelayakan teknik nilai (pemberian nilai)

Pemberian nilai hanya ada pada perkara berikut:

  • Tangkisan / elakan / menahan yang disertai dengan serang balik / balas yang sah

Tangkisan / elakan / menahan – berhasilnya pesilat mengagalkan serangan lawan dengan teknik-teknik pembelaan ini yang segera diikuti dengan serangan balik yang masuk pada sasaran seperti serangan dengan tangan, serangan dengan kaki atau jatuhanyang bermula dengan tangkapan.

Catatan: Nilai 1 untuk tangkisan / elakan / menahan,sedangkan serangan masuk dinilai sesuai dengan serangannya, serangan tangan = nilai 1, serangan kaki = nilai 2,  jatuhan = nilai 3 (tanpa nilai diberikan untuk tangkisan / elakan / menahan sekiranya tiada serangan balik).

  • Serangan dengan tangan yang sah

Serangan tangan – segala bentuk serangan yang bertenaga, mantap dan masuk pada sasaran (tumbukan hadapan / dari bawah / dari atas, sikuan) –1 nilai.

  • Serangan dengan kaki yang sah

Serangan kaki –segala bentuk serangan yang bertenaga, mantap dan masuk pada sasaran (tendangan hadapan / belakang / juring / sabit / sereng / tunjang) –2 nilai.

  • Jatuhan yang sah

Jatuhan – segala cara menjatuhkan yang berjaya menjatuhkan lawan sehingga bahagian tubuh (dari lutut ke atas) menyentuh matras dengan persyaratan berikut: –3 nilai.

    • Menggunakan teknik serangan langsungsepertisapuan / ungkitan / guntingan / tangkapan dan buangan yang sah.
    • Menangkap anggota tubuh lawan sebagai langkah pembelaan semasa diserang dan menjatuhkan dengan dorongan atau sapuan (tidak boleh menjatuhkan dengan serangan langsung).
    • Menjatuhkan lawan menggunakan teknik jatuhan dengan cara tidak ikut terjatuh.
    • Tangkapan atau pegangan dibenarkan berlaku selama 5 detik, sebelum wasit memberhentikan pergelutan.
    • Teknik sapuan, ungkitan, kaitan dan guntingan tidak boleh didahului dengan menggumul tubuh lawan, tetapi dapat dibantu dengan dorongan atau sentuhan.
    • Serangan balas dibolehkan apabila usaha menjatuhkan melalui teknik sapuan gagal. Lawan yang dapat mengelakkan diri dari serangan boleh menyerang 1 kali pada sasaran yang sah dalam tempo 1 detik dengan tidak menggunakan berat badan. Nilai akan diberikan berdasarkan pada teknik serangan balik yang digunakan.

Selain poin-poin di atas, ada beberapa faktor lain yang dijadikan penilaian dalam pencak silat kategori tanding. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca buku peraturan pencak silat.

Adapun pesilat yang melakukan pelanggaran saat tanding, maka ia akan dikenakan hukuman berupa pengurangan nilai. Berikut adalah pengurangannya:

-1 (kurang 1) diberikan bila pesilat mendapat Teguran I
-2 (kurang 2) diberikan bila pesilat mendapat Teguran II
-5 (kurang 5) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan I
-10 (kurang 10) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan II

Penilaian Tunggal

Penilaian dalam kategori tunggal terdiri dari nilai kebenaran dan nilai kemantapan.

Nilai kebenaran mencangkup unsur:

  • Kebenaran gerakan dalam setiap jurus;
  • Kebenaran urutan gerakan;
  • Kebenaran urutan jurus.

Nilai diperhitungkan dari jumlah gerakan Jurus Tunggal Baku ( 100 gerakan ) dikurangi nilai kesalahan.

Sementara itu nilai kemantapan mencangkup unsur-unsur berikut ini:

  • Kemantapan gerak;
  • Kemantapan irama gerak;
  • Kemantapan penghayatan gerak;
  • Kemantapan tenaga dan stamina.

Pemberian nilai antara 50 (lima puluh) dengan 60 (enam puluh) angka yang dinilai secara total / terpadu di antara keempat unsur kemantapan.

Penilaian Ganda

Penilaian pencak silat kategori ganda terdiri dari nilai teknik serang bela, nilai kemantapan, dan nilai penghayatan.

  • Nilai teknik serang bela

Nilai teknik serang bela tangan kosong maupun bersenjata mencakup penggunaan berbagai bentuk teknik serang bela dengan tangan dan kaki, seperti pukulan, tendangan, sapuan, jatuhan, tangkisan, hindaran / elakan, tangkapan, kuncian dan lainnya.

Sasaran penilaian ditujukan kepada elemen-elemen berikut ini:

  1. Kualitas teknik serang bela baik tangan kosong maupun bersenjata;
  2. Kekayaan bentuk teknik serang bela baik tangan kosong maupun bersenjata;
  3. Ketrampilan dan kreativitas teknik serang bela;
  4. Logika pelaksanaan teknik serang bela.

Pemberian nilai di antara 60 hingga 80 angka yang dinilai secara terpadu / total di antara keempat elemen nilai teknik.

  • Nilai kemantapan

Nilai kemantapan terdiri atas faktor kemantapan, kekompakan, keberanian kedua pesilat dalam penampilannya. Sasaran penilaian ditujukan kepada elemen-elemen berikut:

  1. Kemantapan dan ketegasan gerak;
  2. Kekompakan / soliditas kedua pesilat;
  3. Keberanian memainkan senjata;
  4. Tenaga dan stamina.

Pemberian nilai antara 50 hingga 60 angka yang dinilai secara total / terpadu diantara keempat unsur kemantapan.

  • Nilai penghayatan

Nilai penghayatan mencangkup elemen-elemen berikut ini:

  1. Keserasian ekspresi penghayatan gerakan;
  2. Keserasian irama gerakan.

Pemberian nilai antara 50 hingga 60 angka yang dinilai secara total / terpadu diantara kedua unsur penghayatan.

Penilaian Regu

Penilaian pencak silat kategori regu terdiri dari nilai kebenaran dan nilai kekompakan, kemantapan, dan soliditas.

  • Nilai kebenaran

Nilai kebenaran mencangkup elemen-elemen berikut ini:

  1. Kebenaran gerakan dalam setiap jurus;
  2. Kebenaran urutan gerakan;
  3. Kebenaran urutan jurus.

Nilai diperhitungkan dari jumlah gerakan Jurus Wajib Regu (100 gerakan) dikurangi nilai kesalahan.

  • Nilai kekompakan, kemantapan dan soliditas

Elemen-elemen dari pada nilai kekompakan, kemantapan dan soliditas adalah sebagai berikut:

  1. Kekompakan, kemantapan dan soliditas gerakan;
  2. Keserasian irama gerak;
  3. Kesamaan penghayatan gerak;
  4. Tenaga dan stamina.

Pemberian nilai antara 50 hingga 60 angka yang dinilai secara total / terpadu di antara keempat unsur kekompakan dan kemantapan.

Referensi

  • Peraturan Pencak Silat Persilat
Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Menu