Pencak Silat Tampil di Olimpiade, Kapan?

Pencak silat atau silat adalah seni bela diri yang berasal dari Kepulauan Nusantara. Dewasa ini, pencak silat telah menjadi bidang olahraga yang banyak digeluti masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi juga di banyak negara lainnya.

Ada banyak turnamen pencak silat yang digelar setiap tahunnya. Yang paling banyak menyita perhatian di antaranya Kejuaraan Dunia Pencak Silat dan Pencak Silat di SEA Games. Dua turnamen ini digelar setiap dua tahun sekali.

Pada saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, pencak silat masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan, di mana saat itu Indonesia menjadi juara umumnya. Sayangnya itu adalah yang pertama sekaligus yang terakhir bagi pencak silat di perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Sebagai tuan rumah, Indonesia punya wewenang untuk menambahkan cabang olahraga di luar yang ditetapkan Dewan Olimpiade Asia (OCA). Dan pencak silat menjadi salah satu di antaranya.

Pencak silat mungkin sudah menjadi cabang olahraga inti di SEA Games. Namun di Asian Games, pencak silat kemungkinan besar hanya akan digelar jika yang menjadi tuan rumah adalah negara-negara Asia Tenggara. Salah satu sebabnya adalah perkembangan pencak silat bisa dibilang baru merata di kawasan Asia Tenggara saja.

Untuk bisa menjadi salah satu cabang olahraga tetap Asian Games, Federasi Pencak Silat Internasional (IPSF) atau Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (PERSILAT) harus bekerja lebih keras lagi dalam memperkenalkan pencak silat ke semua negara Asia.

Selain Asian Games, pencak silat juga diharapkan masuk sebagai cabang olahraga Olimpiade, pesta olahraga terbesar di dunia. Untuk bisa tampil di Olimpiade syaratnya pasti lebih sulit lagi. Salah satunya adalah pencak silat harus dipraktekkan secara luas oleh pria di setidaknya 75 negara di empat benua dan oleh wanita di tidak kurang dari 40 negara di tiga benua.

Hingga 2021, keanggotan global dari IPSF mencapai 67 federasi nasional dari lima benua. Ini perkembangan yang cukup baik bagi pencak silat. Dalam satu atau dua dekade mendatang, jumlah anggota dipastikan bertambah.

Dengan demikian, langkah pencak silat untuk menjadi cabang olahraga tetap di Asian Games bahkan di Olimpiade menjadi lebih mudah. Kesempatan bahkan menjadi lebih besar jika Indonesia atau negara-negara Asia Tenggara lain menjadi tuan rumah salah satu pesta olahraga tersebut.

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed