Mengapa Viktor Axelsen Sulit Dikalahkan Saat Ini?

Viktor Axelsen adalah pemain bulu tangkis tunggal putra asal Denmark. Ia merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, dengan mengalahkan wakil China di babak final.

Karir Viktor Axelsen bisa dibilang menanjak tajam sejak 2021. Ia bahkan kembali menempati posisi satu dunia dalam ranking BWF setelah sebelumnya ditempati Kento Momota, salah satu rival terbesarnya.

Sepanjang 2022 Axelsen telah masuk empat final turnamen BWF World Tour dan semuanya berhasil ia juarai. Empat turnamen tersebut yaitu All England Open 2022 (Super 1000), Indonesia Open 2022 (Super 1000), Indonesia Masters 2022 (Super 500), dan Malaysia Open 2022 (Super 750).

Rasanya sulit bagi pemain lain untuk dapat mengalahkan Axelsen saat ini. Jadi, mengapa Viktor Axelsen sulit dikalahkan? Berikut kemungkinan alasannya.

Punya Bakat Hebat dan Fisik Kuat

Viktor Axelsen mempunyai bakat bermain yang hebat. Bahkan ia telah menjadi lawan yang tangguh bagi Lin Dan dan Lee Chong Wei saat mereka masih di lapangan.

Foto: Wikimedia Commons

Bakatnya diakui dunia dan pemerintah negaranya, di mana ia mendapatkan penghargaan Player of the Year (2021) dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan Danish Sports Name of the Year (2017 dan 2021) dari pemerintah Denmark.

Melihat permainannya saat ini, Viktor memiliki pertahanan dan serangan yang hebat. Kondisi fisiknya memang sangat mendukung untuk mengolah bola dengan sangat baik saat bermain. Ini membuat lawan-lawannya kewalahan saat berhadapan dengan Axelsen.

Di umurnya saat ini Axelsen bisa dibilang berada pada tahap matang sebagai pemain bulu tangkis dunia. Ia punya catatan baik untuk mengikuti jejak legenda bulu tangkis dunia sebelumnya.

Pengalaman Bermain yang Kaya

Viktor Axelsen telah melewati ratusan pertandingan, di mana banyak di antaranya melawan pemain-pemain hebat pada masanya seperti Lin Dan dan Lee Chong Wei. Pengalaman bermain dengan dua legenda bulu tangkis di atas sudah pasti menjadi salah satu pendorong majunya karir Axelsen saat ini.

Dukungan Positif Keluarga

Axelsen bersama anaknya Vega di podium Indonesia Open 2022 (foto: Kompas)

Dukungan keluarga sangat penting dalam perjalanan karir seseorang, termasuk Viktor Axelsen. Meski orang tuanya berpisah, tapi Axelsen tetap mendapat dukungan besar dari kedua orang tuanya.

Axelsen juga mendapatkan tambahan dukungan besar dari pasangannya dan anaknya yang telah lahir menjadi penyemangat besar bagi Axelsen untuk terus berprestasi dalam panggung dunia bulu tangkis.

Berkomitmen Tinggi

Tanpa komitmen tinggi, Axelsen sepertinya tidak akan menjadi dirinya sekarang. Salah satu komitmennya untuk meraih mimpinya menjadi pemain bulu tangkis hebat adalah latihan-latihan keras yang ia jalani setiap harinya. Bahkan Axelsen pernah diliput tim Olimpiade untuk melihat bagaimana ia membangun tubuh dan mentalnya.

Saat ini Axelsen tidak ingin sukses sendiri. Ia mendirikan camp latihan di Dubai dan diikuti oleh sejumlah pemain top lain, termasuk juara dunia 2021 Loh Kean Yew dari Singapura. Camp tersebut ia dirikan setelah ia juara Olimpiade Tokyo 2020.

Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed