Profil Indoor Multifunction Stadium di GBK

Indonesia akan segera memiliki stadion dalam ruangan terbesar yang pernah dibangun pemerintah. Stadion ini bernama Indoor Multifunction Stadium (IMS) yang berlokasi di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Seperti namanya, stadion multifungsi ini nantinya akan digunakan untuk berbagai macam acara, termasuk olahraga.

Profil

Indoor Multifunction Stadium GBK
Desain Indoor Multifunction Stadium (IMS) yang megah dan modern di Komplek Gelora Bung Karno (GBK)
Sumber: Kementerian PUPR
Nama Indoor Multifunction Stadium
Alamat Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Pemilik Pemerintah Indonesia
Kapasitas 17.148
Mulai pembangunan 15 Desember 2021
Dibuka Juni 2023 (direncanakan)
Biaya pembuatan Rp640,45 miliar
Kontraktor PT Adhi Karya – PT Nindya Karya – PT Penta (KSO)

Penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan IMS ini dilakukan pada Rabu (15/12/21) di Kantor Kementerian PUPR Jakarta. Pembangunan stadion ini bisa dibilang sebagai langkah Indonesia dalam menyambut Piala Dunia Bola Basket 2023 di mana Indonesia menjadi co-host bersama Filipina dan Jepang.

Saat ini Indonesia  sering mengandalkan stadion olahraga tertutup Istora Senayan untuk menyelenggarakan sejumlah acara olahraga berlevel internasional, seperti turnamen bulu tangkis Indonesia Open dan Indonesia Masters. Dengan kapasitas 7.200 kursi, sejauh ini Istora Senayan merupakan stadion indoor terbesar yang aktif digunakan di Indonesia.

Nantinya IMS akan menjadi stadion dalam ruangan terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di Asia yang dapat menampung penonton sejumlah 17.148 orang. Stadion ini terdiri dari satu FOP (field of play) dan dua lapangan latihan. Ia dapat dimanfaatkan sebagai lapangan basket, voli, bulu tangkis, tinju, MMA, tenis, atletik, serta fungsi non olahraga lainnya seperti konser, seminar dan pertunjukan khusus lainnya.

Pembangunan IMS akan dilaksanakan secara Kontrak Tahun Jamak atau Multi Years Contract (MYC) tahun 2021-2023 dengan anggaran senilai Rp640,45 miliar dan dibangun pada lahan seluas 30.720 m² dengan luas tapak bangunan 20.852,79 m².

Pekerjaan pembangunan Indoor Multifunction Stadium meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal, pembangunan lapangan dan peralatan pertandingan, lapangan latihan, ruang ganti, tribun, royal box, sistem pencahayaan, akustik, sound system, visual sistem, ticketing, sistem proteksi kebakaran, sistem transportasi dalam gedung, dan pemenuhan kriteria bangunan gedung hijau.

Penggunaan

Indoor Multifunction Stadium akan digunakan sebagai salah satu arena pertandingan Piala Dunia Bola Basket 2023 bersama stadion lainnya di Manila, Filipina dan Okinawa, Jepang. Selain itu, stadion ini kemungkinan akan menjadi tempat baru penyelenggaraan salah satu turnamen bulu tangkis bergengsi Indonesia Open.

Sumber 1, 2

Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed