Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)

Pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia yang kini sudah cukup populer di dunia internasional. Bahkan pencak silat sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games (Pesta Olahraga Asia Tenggara).

Lalu pada tahun Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, pencak silat untuk pertama kalinya masuk dalam daftar cabang olahraga medali di pesta olahraga terbesar kedua di dunia ini. Sayangnya, pencak silat tidak akan dipertandingkan di Asian Games selanjutnya.

Di dunia internasional, pencak silat sudah memiliki wadah organisasi yang menyatukan lebih dari 60 anggota negara dari seluruh dunia. Induk organisasi pencak silat internasional adalah International Pencak Silat Federation (IPSF) atau Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat).

Persilat didirikan pada tanggal 11 Maret 1980 di Jakarta, Indonesia. Persilat adalah satu-satunya organisasi pencak silat yang diakui oleh Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA). Jumlah seluruh anggota dalam Persilat disebutkan lebih dari lima juta anggota.

Induk Organisasi Pencak Silat di Indonesia

Sebagai negara asal, pencak silat tentu bukan hal asing bagi rakyat Indonesia. Maka dari itu, organisasi nasional yang mengurus bela diri kebanggaan kita ini sudah ada sejak lama. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia atau disingkat IPSI.

Sejarah IPSI dapat ditelusuri hingga masa sebelum kemerdekaan. Pada waktu itu, tepatnya tahun 1922 di Segalaherang, Subang, Jawa Barat, didirikan Perhimpunan Pencak Silat Indonesia untuk menggabungkan aliran pencak Jawa Barat yang tersebar di seluruh kepulauan Nusantara.

Lalu pada tahun 1943, beberapa pendekar pencak silat mendirikan organisasi yang bernama Gabungan Pencak Mataram (GAPEMA) untuk bersama-sama menggalang pencak silat yang tumbuh di Kesultanan Yogyakarta. GAPEMA merupakan sebuah batalyon yang seluruh anggotanya adalah pesilat dan turut berjuang dalam perang kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada tahun 1947, di Yogyakarta berdiri satu organisasi bernama Gabungan Pentjak Seluruh Indonesia(Gapensi) yang bertujuan mempersatukan aliran pencak silat di seluruh Indonesia. Hanya keanggotaan organisasi ini masih berskala lokal meski bersifat nasional.

Setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta para tokoh pencak silat melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPPPSI), mendeklarasikan berdirinya Ikatan Pentjak Seloeroeh Indonesia (IPSI) yang bernaung di bawah Kementerian Pembangunan dan Pemuda dan menunjuk Mr. Wongsonegoro sebagai Ketua Umum.

Turnamen Pencak Silat

Berikut adalah beberapa turnamen pencak silat tingkat nasional maupun internasional yang masih aktif.

  1. Kejuaraan Pencak Silat Dunia (sejak tahun 1982)
  2. Pencak silat di Pesta Olahraga Asia Tenggara (1987,1989, 1993, 1997, sejak 2001)
  3. Kejuaraan Pencak Silat Asia (sejak tahun 2011)
  4. Turnamen pencak silat terbuka (seperti Indonesia Terbuka, Belgia Terbuka, dll)
  5. Pencak Silat di Pekan Olahraga Nasional (sejak tahun 1973)

Referensi

  1. Persilat”. Wikipedia (dalam bahasa Inggris). Diakses 17 Mei 2022.
  2. Sejarah IPSI”. Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia. Diakses 17 Mei 2022.
Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed