8 Fakta Naomi Osaka, Petenis Terbaik Asia dari Jepang

Bila nama-nama petenis unggulan pertama biasanya diisi oleh atlet-atlet dari Eropa dan Amerika, kini hal itu sudah berubah. Di sektor tunggal putri, nama Naomi Osaka mencuat menjadi petenis putri terbaik Asia dan dunia tahun 2019.

Fakta Naomi Osaka
Sumber: WTA Tour

Naomi Osaka adalah seorang petenis kelahiran Osaka, Jepang (lahir tanggal 16 Oktober 1997) yang kini bermukim di Amerika Serikat. Pada tahun 2018 dia berhasil menjuarai turnamen elit US Open. Di awal tahun 2019 dia juga berhasil menjuarai turnamen Australia Open. Keduanya merupakan turnamen Grand Slam.

Dengan raihannya yang bagus tersebut, Naomi Osaka berhasil menduduki peringkat pertama WTA (Women’s Tennis Association) pada tanggal 28 Januari 2019. Hal itu membuat dirinya menjadi petenis Asia pertama yang menduduki titel tersebut.

Di final tunggal putri US Open 2018, Naomi Osaka berhadapan dengan wakil tuan rumah Serena Williams (6–2, 6–4). Walaupun pertandingannya diwarnai kontroversi, Naomi Osaka tetap berhak membawa pulang piala dan hadiah uang sebesar U$ 3,8 juta (sekitar Rp 50 miliar).

Sedangkan di final Australia Open 2019, Naomi berhasil menundukan petenis asal Ceko yang bernama Petra Kvitová (7–6(7–2), 5–7, 6–4). Hadiah uang sebesar A$ 4,1 juta (sekitar Rp 40 miliar) kembali berhasil ia bawa pulang.

Di lapangan, Naomi Osaka terkenal bermain agresif dengan servis yang powerful. Akan tetapi, saat di luar lapangan dia memiliki kepribadian yang pemalu, candid, dan sesekali humoris secara spontan.

Sifatnya itu terlihat saat ia menjadi bintang tamu di acara The Ellen Show (setelah US Open) dan berpidato kemenangan dihadapan ribuan penonton di Melbourne Park (saat Australia Open).

Sebagai bintang di lapangan, tentu saja banyak orang yang ingin tahu lebih banyak tentang Naomi Osaka. Jadi, kali ini Sportlogi akan membahas beberapa fakta Naomi Osaka yang menarik untuk diketahui pecinta olahraga tenis, khususnya dari Asia.

1. Keturunan Haiti

Naomi Osaka tidak 100% berdarah Jepang. Dia lahir di Chūō-ku, Osaka dari seorang ibu Jepang bernama Tamaki Osaka, dan ayahnya yang seroang Haiti, Leonard “San” François.

Saat ini Naomi Osaka tidak tinggal di Jepang, melainkan di Amerika Serikat. Dia juga memiliki kewarganegaraan ganda, yaitu Jepang dan Amerika Serikat. Tapi, dia tetap membawa nama Jepang dalam setiap turnamen tenis yang diikutinya.

2. Perselisihan Keluarga

Jepang adalah salah satu negara paling homogen di dunia. Sangat jarang sekali orang Jepang yang bertalian darah dengan bangsa lain. Jadi, pernikahan antar bangsa bagi warga Jepang sangat tabu.

Hal itulah yang terjadi dengan Naomi Osaka. Saat kakek Jepang Osaka mengetahui bahwa ibu Osaka memiliki jalinan kasih dengan pria kulit hitam, dia menjadi sangat marah. Oleh karena itu, ibu Osaka menjadi hidup terasing dari keluarganya selama lebih dari 10 tahun.

Di Jepang mereka yang memiliki ras ganda disebut dengan “hāfu”. Dengan ras ganda yang dimiliki oleh Naomi Osaka, dia harus menghadapi prasangka rasial sepanjang hidupnya. Naomi berkata bahwa orang-orang yang mendengar namanya tidak berharap dengan seorang gadis berkulit hitam.

3. Banyak Sekali Sebutan

Seperti kebanyakan orang Latin yang tinggal di Amerika Serikat, Naomi Osaka juga memiliki identitas yang cukup kompleks dan bercampur.

Fakta bahwa dirinya adalah wanita kelahiran Jepang dengan ayah seorang Haiti-Amerika yang tidak bisa berbahasa Jepang dengan lancar dan dibesarkan di Amerika Serikat tidak membuat deskriptornya lebih mudah.

Outlet media menggambarkan dirinya sebagai orang Jepang, orang Haiti, orang Amerika, orang Jepang-Amerika, orang Jepang-Haiti, dan orang Haiti-Amerika-Jepang.

4. Powerful Serve

Saat bermain di lapangan, Naomi Osaka dikenal agresif dan memiliki servis yang powerful. Di turnamen US Open sektor tunggal, dia menjadi atlet Jepang pertama yang menjadi juara.

Saat bertanding, Naomi Osaka berhasil membukukan serve secepat 201 km per jam. Tentu saja kekuatannya dalam bermain tenis tidak perlu diragukan lagi.

5. Humoris

Walaupun Naomi Osaka dikenal pemalu di luar lapangan, namun dia juga cukup humoris dan kadang-kadang suka melemparkan canda secara spontan.

Jika kamu ingin melihat bagaimana canda Naomi Osaka, cari dan tonton video di YouTube saat dia diwawancara media pasca kemenangan dirinya di US Open.

6. Williams Bersaudari

Setelah ayah Osaka menonton pertandingan Williams bersaudari di turnamen Perancis Terbuka tahun 1999, dirinya memutuskan untuk memberi pelajaran tenis bagi Naomi Osaka dan kakaknya.

Selanjutnya Naomi Osaka tumbuh mengidolakan kedua bintang tenis Amerika itu. Dirinya berhasil mengalahkan legenda hidup tersebut untuk pertama kalinya pada saat WTA Tour awal tahun 2017. Dan yang kedua kalinya adalah di final US Terbuka di tahun yang sama.

7. Mari Osaka

Mari Osaka adalah kakak dari Naomi Osaka yang lahir dua tahun sebelum dirinya. Bak Williams bersaudari, Mari dan Naomi juga adalah partner bermain di ganda putri.

Sebagai pemain tenis profesional, keduanya sudah bermain di sektor ganda putri sejak lama dan tetap merepresentasikan Jepang di setiap turnamen.

Tidak seperti Naomi, Mari Osaka bisa berbahasa Jepang dengan lancar.

8. Michael B. Jordan

Saat wawanca dengan The Ellen Show, Ellen Degeneres bertanya pada Naomi siapa selebriti yang ia idolakan saat ini. Kemudian Naomi menjawab bahwa dia tidak tahu namanya namun dia bermain di film Black Panther dan menjadi penjahatnya.

Seketika Ellen menjawab bahwa selebriti yang dimaksud Naomi adalah Michael B. Jordan. Dia pun menawarkan apakah perlu menghubungi Jordan. Kemudian Naomi menjawab jangan dengan pipi yang memerah.

Tags: ,

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed