Disc Selected Item Up to 50%
Free Ongkir Min. Pembelian 200.000

Dribbling dalam Permainan Bola Basket

Dribbling dalam permainan bola basket adalah gerakan bola hidup yang disebabkan oleh seorang pemain yang menguasai bola yang melempar, menepuk, menggelindingkan atau memantulkan bola ke lantai. Istilah dribbling atau dribble dalam bahasa Indonesia berarti menggiring bola.

dribbling bola basket
Seorang pemain sedang melakukan dribble.
Sumber: PIXNIO (Lisensi Creative Commons)

Dalam Peraturan Bola Basket Resmi yang dikeluarkan oleh FIBA, disebutkan kalau dribble dimulai ketika seorang pemain, setelah menguasai bola hidup di lapangan permainan, melempar, menepuk, menggelindingkan atau memantulkannya ke lantai dan menyentuhnya lagi sebelum menyentuh pemain lain.

Sementara itu, dribble berakhir ketika pemain menyentuh bola dengan kedua tangan secara bersamaan atau membiarkan bola berhenti di satu atau kedua tangan.

Selama melakukan dribble, bola boleh dilempar ke udara asalkan bola menyentuh lantai atau pemain lain sebelum pemain yang melemparkannya menyentuhnya lagi dengan tangannya.

FIBA juga menyebutkan kalau tidak ada batasan jumlah langkah yang dapat dilakukan pemain ketika bola tidak bersentuhan dengan tangannya.

Disebutkan pula kalau seorang pemain yang secara tidak sengaja kalah dan kemudian mendapatkan kembali penguasaan bola hidup di lapangan permainan dianggap gagal meraba-raba bola.

Berikut ini adalah aksi-aksi yang bukan termasuk dribble:

  • Tembakan berturut-turut untuk field goal.
  • Meraba-raba bola di awal atau di akhir dribble.
  • Mencoba menguasai bola dengan menepuknya dari sekitar pemain lain.
  • Menepuk bola dari kendali pemain lain.
  • Membelokkan umpan dan menguasai bola.
  • Melempar bola dari tangan ke tangan dan membiarkannya berhenti dengan satu atau kedua tangan sebelum menyentuh lantai, asalkan tidak ada pelanggaran travelling yang dilakukan.
  • Melempar bola ke papan belakang dan mendapatkan kembali kontrol bola.

Di sisi lain, ada aturan yang perlu diketahui pemain terkait dribble. Seorang pemain tidak boleh melakukan dribble untuk kedua kalinya setelah dribble pertamanya berakhir kecuali di antara dua dribble tersebut dia kehilangan kendali atas bola hidup di lapangan permainan karena:

  • Tembakan untuk field goal.
  • Sentuhan bola oleh lawan.
  • Sebuah operan atau fumble yang telah menyentuh atau disentuh oleh pemain lain.

Catatan: Konten dalam postingan ini hampir seluruhnya merupakan terjemahan dari Peraturan Bola Basket Resmi FIBA dalam bahasa Inggris. Tujuannya tak lain hanya untuk edukasi. Terima kasih.

Lihat Juga

Referensi

  1. “Official Basketball Rules 2020.” FIBA (dalam bahasa Inggris). Diakses 15 Agustus 2021. File PDF.
Tags:

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Menu